Tips Panduan Penukaran Uang Indonesia yang Tidak Layak

admin   July 14, 2016   Comments Off on Tips Panduan Penukaran Uang Indonesia yang Tidak Layak

uangindonesiaSecara garis besar, uang Indonesia terbagi menjadi dua jenis sesuai dengan bentuknya yaitu uang kertas dan uang logam. Untuk menjaga bentuk fisik serta kerapian dari uang logam tentu saja lebih gampang daripada menjaga bentuk fisik dari uang kertas. Oleh sebab itu, pemerintah Indonesia mengkategorikan uang kertas ke dalam kategori Uang Layak Edar (ULE) dan Uang Tidak Layak Edar (UTLE). Apa yang terjadi jika anda memiliki uang yang tidak edar? Apakah anda harus pasrah dan hanya membuangnya seperti uang palsu? Jawabanya tidak, karena Bank Indonesia masih membuka kesempatan bagi para warga untuk menukarkan uang tidak layak edar dengan uang layak edar sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Berikut merupakan tips panduan yang dapat membantu ada dalam penukaran uang Indonesia yang tidak layak.

Panduan Penukaran Uang Indonesia Tidak Layak Edar

Secara garis besar, uang Indonesia tidak layak edar dikategorikan menjadi uang lusuh atau uang cacat, uang rusak serta uang yang sudah ditarik dan dicabut dari peredaran.  Uang lusuh atau uang cacat merupakan uang yang masih memiliki bentuk yang utuh namun telah menjadi kotor karena minyak, coretan, zat kimia dan lain sebagainya yang menyebabkan uang tersebut masuk dalam kategori lusuh atau cacat. Penggunakan uangindonesia yang masuk dalam kategori lusuh atau cacat tentu saja akan sulit diterima oleh masyarakat. Oleh sebab itu, Bank Indonesia memberikan kesempatan untuk menukarkan uang lusuh atau uang cacat dengan uang baru selama keaslian dari uang lusuh tersebut masih dapat diidentifikasi. Nominal dari uang kertas yang diganti juga akan sama dengan nominal dari uang lusuh atau cacat yang anda tukarkan tanpa pengurangan nilai sama sekali. Begitu pula dengan uang rusak, selama masih dapat dikenali keasliannya, maka Bank Indonesia wajib menukarkan uang tersebut. Apabila sulit diketahui keaslian uang rusak tersebut, anda bisa mengisi formulir permintaan untuk penelitian uang rusak tersebut.

Panduan selanjutnya adalah untuk uang Indonesia yang ditarik dan sudah tidak beredar di masyarakat. Bank Indonesia akan memberikan jangka waktu selama 10 tahun sejak tanggal pencabutan bagi para penduduk yang ingin mengganti uang yang mereka miliki. Nilai nominal yang ditukarkan juga akan tetap sama tanpa adanya pengurangan nilai mata uang.

Related posts: